Cermati Invest Weekly Update 5 Oktober 2026

Ringkasan Pasar Sepekan

  • IHSG & Arus Modal Asing: IHSG melemah -3.28% ke level 6.036,89 tertekan aksi lepas saham (net sell) investor asing sebesar Rp2,85 triliun sepekan akibat kekhawatiran eskalasi konflik geopolitik Timur Tengah dan penguatan dolar AS.
  • Komoditas: Harga minyak mentah Brent melonjak +3.95% mendekati USD 102,72/barel dan batu bara naik +2.13% ke USD 148,95/ton akibat gangguan suplai global. Emas terkoreksi -3.42% ke USD 4.140,68/oz karena aksi profit taking.
  • Kripto & Kurs Rupiah: Rupiah terdepresiasi tipis +0.02% ke level Rp17.888,50/USD. Pasar kripto bergerak stabil cenderung menguat tipis, dengan Bitcoin +0.93% ke USD 85.288 dan Ethereum +0.49% ke USD 2.703,07.

1. Ringkasan Berita Ekonomi, Politik, & Keuangan

  • Geopolitik & Krisis Energi Global: Pasokan minyak global terancam menyusul meningkatnya gesekan politik di kawasan Timur Tengah, memicu lonjakan harga energi Brent melampaui USD 102/barel. Kondisi ini membakar kekhawatiran rezim inflasi tinggi (stagflasi) global.
  • Kebijakan Moneter AS & Yield US Treasury: Di sisi global, pertumbuhan pekerjaan September hanya sekitar 29 ribu dan pengangguran naik menjadi 4.2%. Pelemahan pasar tenaga kerja AS meningkatkan peluang kebijakan The Fed yang lebih dovish. Bank Sentral AS (The Fed) memberikan sinyal menahan suku bunga acuan lebih lama (higher-for-longer) tetapi inflasi AS yang membandel memicu penguatan dolar (DXY) dan yield Treasury 30Y AS yang tinggi (naik ke 5.63%) menekan aset emerging market.
  • Ketahanan Ekonomi & Stabilitas Rupiah: Pekan lalu, pasar Indonesia relatif ditopang oleh fundamental domestik yang masih solid, namun sentimen global tetap menjadi sumber risiko. Inflasi Indonesia September berada di 3.28% yoy, BI mempertahankan BI-Rate 5.75%, dan neraca perdagangan tetap surplus. Walau nilai tukar rupiah sempat tergelincir ke Rp18.050/USD tapi akhirnya tertahan di level Rp17.888,50/USD. Bank Indonesia terus melakukan intervensi ganda (triple intervention) di pasar DNDF, pasar spot, dan SBN untuk menjaga stabilitas moneter dari arus modal keluar.
  • Stimulus Ekonomi Tiongkok & Asia: Kebijakan stimulus moneter dan properti dari Bank Sentral Tiongkok (PBOC) mulai memicu dorongan terbatas pada industri pengolahan regional, namun indeks saham CSI 300 masih terkoreksi -1.84% akibat kekhawatiran deflasi domestik. Pasar Cina daratan libur Golden Week, tetapi pembukaan kembali pasar Cina pada 8 Oktober dapat menjadi katalis penting yang perlu dipantau karena berdampak pada sentimen Asia dan komoditas.

2. Prospek & Perkiraan Arah Pasar Pekan Ini

IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan)

Perhatikan foreign flow dan sentimen global. IHSG diproyeksikan bergerak berfluktuasi dengan kecenderungan konsolidasi menguji level support kuat 5.980–6.000 dan resistance di level 6.231,83. Beberapa hari terakhir, IHSG terlihat tutup di atas angka 6.007,82 yang merupakan rata-rata tertimbang IHSG sampai akhir tahun 2026. Angka tersebut menjadi pijakan untuk naik lebih tinggi di sepanjang Q4 dengan sektor penunjang yang patut diamati, antara lain sektor Energi, Industri, Bahan Baku (Komoditas), dan Konsumsi.

Sektor & Saham Pilihan

Dengan pelemahan Rupiah, sektor terbaik yang patut dilirik adalah pertambangan dan konstruksi pertambangan, seperti Energi, Batu Bara, Minyak, dan Gas. Saham pilihan pekan ini: PTBA, ADRO, AKRA, RAJA, DSSA, ARCI.

Investasi Saham Sekarang!  

Kurs Rupiah (USD/IDR)

Sensitif terhadap penguatan dolar dan yield Treasury AS. Akan tetapi US$/IDR diperkirakan bergerak di rentang Rp17.630-Rp17.950 per dolar AS. Langkah BI mengintervensi pasar menjadi penopang utama kestabilan rupiah di tengah perkasanya dolar AS.

Pasar Kripto

Bitcoin (BTC) diprediksi menguji kisaran USD 84,000-87,500. Aset digital menjadi alternatif lindung nilai (hedge) terbatas saat ketidakpastian pasar saham tradisional meningkat.

Mulai Investasi Kripto di Sini!  

Komoditas (Minyak, Gas, XAUUSD, & Emas Indonesia)

Pantau minyak, batu bara, nikel, CPO, dan tembaga seiring perkembangan Cina serta geopolitik. Minyak Brent berpotensi menguji USD 105/barel, WTI bergerak di rentang USD 90–95/barel. Gas alam berpotensi rebound dari level USD 2,9 ke USD 3,1. Emas dunia (XAUUSD) tertahan di USD 4.080–4.200/oz, sementara emas Indonesia (Antam) Rp2.300.000–2.600.000/gram tetap solid diminati sebagai penawar inflasi.

Mulai Investasi Emas Digital Sekarang!  

Surat Berharga & BONDS

Berpotensi positif jika yield AS turun dan rupiah stabil. Seri SBN tenor menengah-panjang (seperti FR0102 dan FR0097) serta sukuk negara paling banyak dicari investor institusi pada Q4 2026 guna mengunci yield tinggi di atas 7.00%-7.30%.

Beli Obligasi Sekarang!

Reksa Dana

R eksa dana pasar uang (untuk alokasi likuiditas dan keamanan modal) serta reksa dana pendapatan tetap berbasis SBN menjadi pilihan terbaik untuk mengoptimalkan return defensif di pekan mendatang.

Bingung cari investasi reksa dana yang aman dan menguntungkan? Cermati Invest solusinya!

Mulai Investasi Reksa Dana Sekarang!  

3. Tabel Performa Pasar & Komoditas

Indeks Saham Indonesia & Acuan

Instrumen / Indeks

W (-/+) %

Price

IDX Composite (IHSG)

-3,28%

6.036,89

Jakarta Islamic 70 (JI70)

-3,54%

140,05

IDX 30

-3,90%

330,73

FTSE Indonesia

-2,75%

2.127,00

MSCI Indonesia

-2,80%

3.927,77

US Tech 100 (Nasdaq)

+0,75%

30.798,10

US$/IDR

+0,02%

17.888,50

U.S. 30Y Treasury Yield

+2,33%

5,63

Indonesia 30Y Bond Yield

+1,21%

7,30

Indeks Regional & Kripto

Indeks Regional / Kripto

W (-/+) %

Price

Dow Jones (US)

-1,26%

51.176,96

S&P 500 (US)

-0,27%

7.722,72

FTSE 100 (UK)

-2,18%

10.461,95

DAX (Jerman)

-0,70%

25.231,20

Nikkei 225 (Jepang)

+2,69%

68.309,46

Hang Seng (Hong Kong)

-2,19%

23.972,29

CSI 300 (Tiongkok)

-1,84%

4.357,62

KOSPI (Korsel)

-1,09%

7.003,74

Bitcoin (BTC/US$)

+0,93%

85.288,00

Ethereum (ETH/US$)

+0,49%

2.703,07

Pasar Komoditas Global

Komoditas Global

W (-/+) %

Price

Emas (XAU/US$)

-3,42%

4.140,68

Perak (XAG/US$)

-6,31%

60,71

Platina

-4,46%

1.701,60

Nikel

-5,14%

15.519,25

Timah

+0,01%

54.277,00

Alumunium

-5,61%

3.097,50

Komoditas Global

W (-/+) %

Price

Tembaga

-2,75%

14.270,93

Minyak Mentah (WTI)

-1,24%

91,26

Minyak Mentah (Brent)

+3,95%

102,72

Minyak Sawit (CPO)

-

4.480,00

Gas Alam

-5,74%

3,04

Batu Bara

+2,13%

148,95

*menggunakan data penutupan 4 Oktober 2026.

4. Komparasi Kinerja Kelas Aset (YTD 2026)

Komparasi performa kumulatif Year-to-Date (YTD 2026) per penutupan 4 Oktober 2026 untuk empat kelas aset utama: Dolar Amerika, Emas, Bitcoin, dan IHSG.

loader

Gambar 1: Grafik Komparasi Kinerja Kumulatif YTD 2026

5. Obligasi Konvesional & Sukuk Trending

5 Seri Surat Berharga Negara (SBN), Korporasi, dan Sukuk pilihan:

Seri Obligasi / Sukuk

Jenis

Maturity

Kupon (%)

Harga Indicative

Yield

FR088

Konvensional

15-Jun-2036

6,25%

94,00

7,1%

FR0103

Konvensional

15-Jul-2035

7,10%

97,75

7,10%

PBS005

SBSN Ritel

15-Apr-2435

6,75%

96,50

7,11%

MBMA01BCN3

Korporasi

21-Mar-2030

8,25%

100,50

8,11%

MOYA01B

Korporasi

14-Jul-2031

8,75%

101,75

8,31%

6. Reksa Dana Pilihan Sepekan

Menampilkan rincian kinerja reksa dana pilihan Cermati Invest, mencakup performa Nilai Aktiva Bersih (NAV), return berkala, serta total Dana Kelolaan (AUM):

Jenis

Nama Reksa Dana

NAV

1D

1Blan

YTD

1Th

Inception

AUM

Pasar Uang

Henan Ultima Money Market

1765,8214

+0,02%

+0,47%

+3,96%

+5,37%

+76,58%

1,37 T

Pasar Uang

Setiabudi Dana Pasar Uang

1649,0663

+0,02%

+0,47%

+3,89%

+5,22%

+64,91%

539,90 M

Pendapatan Tetap

HPAM Pendapatan Tetap Prima

1099,4971

+1,26%

+0,57%

+5,43%

+6,25%

+15,37%

737,24 M

Pendapatan Tetap

Syailendra Pendapatan Tetap Premium Kelas A

2016,3168

+0,02%

+0,44%

+3,21%

+4,90%

+101,63%

1,84 T

Saham

Cipta Saham Unggulan Syariah

2972,5700

+1,12%

+0,64%

+19,19%

+23,74%

+197,26%

14,26 M

Saham

Cipta Saham Unggulan

3695,7500

+1,02%

+0,01%

+18,37%

+22,10%

+269,58%

32,39 M

Campuran

Syailendra Balanced Opportunity Fund Kelas A

4338,1900

+0,14%

-2,10%

-5,39%

+12,23%

+333,82%

1,51 T

Campuran

HPAM Flexi Indonesia Sehat Kelas A

2244,6997

-0,98%

+0,01%

-12,08%

-4,77%

+124,47%

83,66 M

Dolar AS

Eastspring Syariah Equity Islamic Asia Pacific USD Kelas A

2.1522

+0,90%

+0,47%

+30,64%

+48,76%

+115,22%

7,80 Jt

Dolar AS

Batavia Technology Sharia Equity USD

1.5772

+0,80%

+8,06%

+20,62%

+21,56%

+57,72%

173,28 Jt

7. Kalender Ekonomi & Aksi Korporasi Pekan Ini

Kalender Ekonomi Utama Indonesia & Global (WIB)

Tanggal (WIB)

Negara

Event

Ekspektasi

05 Okt 2026

AS

ISM Non-Manufacturing PMI (Sep)

55.7

07 Okt 2026

Indonesia

Cadangan Devisa / Foreign Exchange Reserves (Sep)

US$ 145.2B

08 Okt 2026

AS

FOMC Minutes Meeting

Dovish/Neutral

08 Okt 2026

AS

Initial Jobless Claims

225K

09 Okt 2026

Tiongkok

Balance of Trade (Sep)

US$ 82.5B

Corporate Action Emiten Indonesia

Corp. Action

Code

Cum Date

Exp Date

Rec Date

Start

End

Payment Date

Price

Note

Dividen

CRAB

05-Oct-26

06-Oct-26

07-Oct-26

01-Oct-26

07-Oct-26

29-Oct-26

2

FINAL

Dividen

UNTR

06-Oct-26

07-Oct-26

08-Oct-26

-

-

-

430

INTERIM

Right Issue

VKTR

06-Oct-26

07-Oct-26

08-Oct-26

12-Oct-26

23-Oct-26

23-Oct-26

200

12(New) : 35(Old)

Dividen

ASGR

07-Oct-26

08-Oct-26

09-Oct-26

-

-

-

297

INTERIM

Dividen

AALI

08-Oct-26

09-Oct-26

12-Oct-26

-

-

26-Oct-26

233

INTERIM

Dividen

GEMS

08-Oct-26

09-Oct-26

12-Oct-26

-

-

12-Oct-26

US$0,034

INTERIM

Right Issue

AHAP

08-Oct-26

09-Oct-26

12-Oct-26

14-Oct-26

20-Oct-26

20-Oct-26

50

5(New) : 7(Old)

Right Issue

BRNA

08-Oct-26

09-Oct-26

12-Oct-26

14-Oct-26

21-Oct-26

21-Oct-26

685

5(New):9(Old). Penebusan 1(Rights) dapat 1 (Warran)

Dividen

ASII

12-Oct-26

13-Oct-26

14-Oct-26

-

-

30-Oct-26

98

INTERIM

Dividen

TLDN

12-Oct-26

13-Oct-26

14-Oct-26

-

-

22-Oct-26

20

INTERIM

Right Issue

BMAS

23-Nov-26

24-Nov-26

25-Nov-26

27-Nov-26

03-Nov-26

03-Dec-26

350

104(New) : 655(Old)

Tender Offer

DOOH

-

-

-

05-Oct-26

03-Nov-26

-

148

2,624 Milyar lembar

Tender Offer

NAYZ

-

-

-

05-Oct-26

03-Nov-26

10-Nov-26

75

1,169 Milyar lembar

Disclaimer & Catatan Kerahasiaan:

Laporan riset ini disusun oleh Cermati Invest khusus untuk tujuan penyediaan informasi umum dan edukasi. Data dan analisa yang disajikan dihimpun dari sumber-sumber terpercaya (bloomberg, reuters, trading view, idnfinancials, stockwatch.id, kontan, bisnis, cnbc, dan Bursa Efek Indonesia). Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil investasi di masa depan. Setiap keputusan investasi merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing investor.

Baca Juga Cermati Invest Weekly Update Sebelumnya: