Cermati Invest Weekly Update 18 Agustus 2026

Highlight  Pasar Sepekan

  • IHSG Konsolidasi Tipis (-0.12%): IHSG ditutup pada level 6.401,89. Pergerakan pasar cenderung cautious merespons rilis data inflasi AS serta menantikan penyesuaian arah suku bunga global.
  • Arus Dana Asing ( Foreign Flow ): Investor asing mencatatkan Net Foreign Sell sepekan sebesar Rp845,20 miliar di pasar reguler, terkonsentrasi pada saham perbankan big-cap .
  • Komoditas Menguat Dipimpin Minyak (+5.40%): Harga minyak mentah melonjak ke USD 82,40/bbl ditopang pengetatan suplai OPEC+. Emas naik (+)0.76% ke USD 4.376,59/oz sebagai aset safe-haven .
  • Nilai Tukar Rupiah Tertekan (-0.35%): Rupiah melemah tipis ke posisi Rp17.828 / USD seiring dengan masih kuatnya indeks dolar AS pasca rilis data tenaga kerja US.

1. Ringkasan Berita Ekonomi, Politik, & Keuangan Sepekan

Dinamika Ekonomi Global & Data AS: Rilis data Producer Price Index (PPI) dan Consumer Price Index (CPI) AS edisi Juli/Agustus 2026 menunjukkan tekanan inflasi yang mulai melandai secara moderat. Pasar keuangan global saat ini mengkalkulasikan probabilitas lebih dari 70% bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan FOMC mendatang sebelum berpotensi melakukan pemotongan sebesar 25 bps di akhir kuartal III 2026.

Stabilitas Politik & Kebijakan Domestik: Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026, stabilitas politik dalam negeri terjaga kondusif. Pemerintah dan Bank Indonesia menegaskan komitmen untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5.0% YoY dengan fokus ketahanan konsumsi domestik dan percepatan realisasi belanja negara.

Dampak Terhadap IHSG & Sektor: Penguatan sektor komoditas energi (Minyak Mentah +5.40% & Gas +1.99%) menopang saham-saham Energi dan Tambang. Namun, sektor Perbankan mengalami aksi profit taking asing yang menahan laju IHSG di kisaran 6.400.

Kripto & Pasar Alternatif: Pasar kripto mengalami koreksi mingguan (Bitcoin -2.87% ke level USD 63.061), terpengaruh oleh konsolidasi likuiditas global dan aksi taking-profit investor pasca penguatan bulan sebelumnya.

2. Prospek & Perkiraan Arah Pasar Pekan Depan (17-23 Agustus 2026)

Pekan ini diperkirakan bullish moderat dengan volatilitas tinggi. Fokus pasar tertuju pada RDG BI, FOMC Minutes, dan pidato Powell di Jackson Hole yang akan menjadi penentu arah suku bunga, rupiah, obligasi, dan aset berisiko. BEI kembali aktif Selasa, 18 Agustus setelah libur Hari Kemerdekaan.

IHSG : Rebound Berpeluang Berlanjut. Outlook : Bullish–Volatile | Support 6.300 | Pivot 6.470 | Resistance 6.723

IHSG berpeluang melanjutkan rebound setelah mendapat sentimen positif dari pidato kenegaraan Presiden dan optimisme terhadap RAPBN 2027, khususnya target pertumbuhan ekonomi 6% dan defisit fiskal 2.4% terhadap PDB. Level 6.470 menjadi resistance kunci. Jika berhasil ditembus dengan dukungan peningkatan transaksi dan membaiknya foreign flow , peluang menuju level yang lebih tinggi semakin terbuka. Sebaliknya, pelemahan di bawah 6.300 akan meningkatkan risiko bahwa kenaikan sebelumnya hanya merupakan technical rebound . Katalis utama pekan ini berasal dari keputusan BI, perkembangan kebijakan The Fed, serta sentimen domestik pasca-Hari Kemerdekaan.

Sektor & Saham Pilihan : Selektif pada Sektor Siklikal. Outlook : Positif Selektif | Strategi: Buy on Weakness

Pekan lalu seluruh indeks sektoral menguat, masuknya aliran dana asing pada emiten seperti BBRI, TINS, DSSA, ANTM, dan BRPT menjadi salah satu indikator penting penguatan sektoral. Pekan ini, sektor yang berpotensi outperform adalah Energi (MEDC, PTBA, ADRO), Basic Materials (ANTM, TINS, AMMN), Industri (BRPT, ASII), dan Konsumer. Sementara itu, saham perbankan berkapitalisasi besar berpeluang mengalami rebound apabila tekanan jual asing semakin mereda dan sentimen suku bunga membaik.

Investasi Saham Sekarang!  

Kurs Rupiah: Cenderung Stabil. Outlook : Stabil | Range: Rp17.780–Rp17.880/USD

Stabilitas rupiah akan sangat dipengaruhi oleh keputusan BI, pergerakan dolar AS, serta arus modal asing. Intervensi Bank Indonesia melalui pasar spot dan DNDF diperkirakan membantu membatasi tekanan depresiasi.

Kripto: Konsolidasi Menunggu Sinyal The Fed. Outlook : Netral– Bullish | Range BTC US$62.000–64.500

Bitcoin (BTC)  masih bergerak konsolidatif menjelang publikasi FOMC Minutes dan pidato Powell di Jackson Hole. Sinyal kebijakan The Fed yang lebih dovish berpotensi menjadi katalis bagi pemulihan aset kripto, sedangkan pernyataan hawkish dapat kembali meningkatkan tekanan jual.

Mulai Investasi Kripto di Sini!  

Komoditas (Minyak & Emas):  Minyak dan Emas Tetap Menarik. Outlook : Minyak Bullish–Volatile | Emas Bullish Terbatas

  • Minyak: Harga minyak berpotensi melanjutkan penguatan dan menguji Brent US$93 serta WTI US$88 per barel, terutama apabila risiko gangguan pasokan global dan ketegangan geopolitik meningkat.
  • Emas: Emas masih berpotensi bullish untuk menguji US$4.495/oz, support terdekat US$4.300/oz. Pelemahan dolar AS, ketidakpastian arah suku bunga, dan meningkatnya permintaan safe haven menjadi katalis utama. Harga emas domestik diperkirakan tetap kuat pada kisaran Rp2.430.000–Rp2.590.000/gram, dengan strategi buy on weakness . Risiko koreksi meningkat apabila The Fed bersikap hawkish , Treasury yield naik, dan dolar AS menguat.

Mulai Investasi Emas Digital Sekarang!  

Surat Berharga & BONDS: Berpotensi Menguat. Outlook : Positif | Strategi: Accumulate

Kenaikan US Treasury 10Y ke sekitar 4.69% pekan lalu membuat pergerakan yield global tetap menjadi perhatian. Di dalam negeri, apabila BI mempertahankan BI-Rate 5.75%, rupiah relatif stabil, dan ekspektasi pelonggaran kebijakan tetap terjaga, yield obligasi domestik berpotensi melandai sehingga memberikan ruang kenaikan harga obligasi. Yield SBN 10 Tahun diperkirakan berada di kisaran 7.21%–7.3%. Seri FR088 dan PBS005 tetap menarik untuk akumulasi jangka panjang.

Beli Obligasi Sekarang!

Reksa Dana: Defensif tetapi Tetap Menangkap Potensi Rebound

Untuk investor defensif,  Reksa Dana Pasar Uang dan Reksa Dana Pendapatan Tetap masih menjadi pilihan utama karena menawarkan stabilitas di tengah volatilitas pasar. Sementara itu, Reksa Dana Saham dan Reksa Dana Campuran dapat dimanfaatkan untuk strategi buy on weakness secara bertahap, terutama apabila IHSG mampu mempertahankan support dan foreign flow mulai kembali positif.

Bingung cari investasi reksa dana yang aman dan menguntungkan? Cermati Invest solusinya!

Mulai Investasi Reksa Dana Sekarang!  

3. Tabel Performa Pasar & Komoditas

Berikut adalah ringkasan harga penutupan terakhir pekan ini berdasarkan tanggal 14 Agustus 2026.

Indeks Saham Indonesia & Acuan

Instrumen

Close Price

1-W (%)

IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan)

6,401.89

-0.12%

ISSI (Indeks Saham Syariah Indonesia)

148.25

-1.62%

IDX30

353.73

-1.58%

FTSE Indonesia

2,239.93

-1.21%

MSCI Indonesia

4,319.71

-1.43%

Pasar Komoditas Global

Instrumen

Close Price

1-W (%)

Emas (XAU/USD)

USD 4,376.59 / oz

+0.76%

Perak (XAG/USD)

USD 64.83 / oz

+2.10%

Platina

USD 1,749.15

+0.04%

Nikel

USD 16,758.88

-1.31%

Timah

USD 55,569.00

+0.61%

Alumunium

USD 3,247.70

-0.88%

Minyak Mentah (WTI)

USD 82.40 / bbl

+5.40%

Minyak Sawit (CPO)

MYR 4,480.00

0.00%

Gas Alam

USD 2.72

+1.99%

Batu Bara

USD 129.25 / MT

+1.10%

Tembaga

USD 14,155.47

+0.85%

Others

Instrumen

Close Price

1-W (%)

Dolar Amerika

Rp 17,828.00

-0.35%

Dow Jones (US)

53,732.41

-0.56%

S&P 500 (US)

7,785.76

+0.36%

FTSE 100 (UK)

10,750.11

-1.38%

DAX (Jerman)

26,440.31

+0.46%

Nikkei 225 (Jepang)

68,713.80

+4.74%

Hang Seng (Hong Kong)

25,116.85

-2.15%

CSI 300 (Tiongkok)

4,665.88

-0.61%

KOSPI (Korsel)

6,977.94

+11.49%

Bitcoin (BTC/USD)

USD 63,061.00

-2.87%

Ethereum (ETH/USD)

USD 1,883.11

-1.68%

4. Komparasi Kinerja Kelas Aset (YTD 2026)

Berikut adalah grafik performa Year-to-Date (YTD 2026) yang membandingkan performa IHSG, Dolar Amerika (USD/IDR), Emas (XAU/USD), dan Bitcoin (BTC/USD):

loader

5.  Obligasi Konvesional & Sukuk Trending

5 Seri Surat Berharga Negara (SBN) & Sukuk pilihan yang paling diminati investor dengan indikasi harga per penutupan 14 Agustus 2026:

Seri Obligasi / Sukuk

Jenis

Maturity

Kupon (%)

Harga Indicative (%)

FR088

SBN Konvensional

15 Jun 2036

6.250%

93.00%

FR0103

SBN Konvensional

15 Jul 2035

6.750%

97.00%

PBS005

Sukuk Negara

15 Apr 2043

6.750%

95.00%

MBMA01BCN3

Obligasi Korporasi

09 Dec 2030

8.250%

100.25%

MOYA01B

Obligasi Korporasi

14 Jun 2031

8.750%

100.35%

6.  Reksa Dana Pilihan Sepekan

Berikut adalah daftar Reksa Dana pilihan Cermati Invest pekan ini mencakup performa NAB, return berkala, serta total dana kelolaan (AUM):

Tabel Rincian Kinerja Reksa Dana Pilihan

Jenis

Nama Reksa Dana

NAV

1 Bln

YTD

1 Th

Inception

AUM

Pasar Uang

SAM Dana Kas

1542.6585

+0.72%

+2.46%

+4.63%

+54.27%

128.49 M

Pasar Uang

Bahana Likuid Syariah Kelas G

1302.03

+0.51%

+2.72%

+4.68%

+30.20%

735.93 M

Pendapatan Tetap

BNI-AM Short Duration Bonds Index R1

1064.24

+1.56%

-2.32%

+0.34%

+10.94%

185.68 B

Pendapatan Tetap

Insight Renewable Energy Fund

2566.2333

+0.53%

+2.05%

+5.80%

+156.62%

948.28 M

Saham

Principal Total Return Equity Class O

2892.14

+9.04%

-21.59%

-13.14%

+189.21%

15.76 M

Saham

TRIM Kapital Plus

4381.44

+8.21%

-12.54%

-5.21%

+338.14%

569.55 M

Campuran

SAM Mutiara Nusantara Nusa Campuran A

1433.331

+7.23%

-15.42%

-13.07%

+43.33%

10.60 M

Campuran

Syailendra Balanced Opportunity Fund A

4314.91

+3.91%

-5.89%

+22.97%

+331.49%

1.43 T

Dolar AS

BRI G20 Sharia Equity Fund Dollar

1.484

+3.39%

+16.52%

+23.03%

+48.40%

1.17 Jt

Dolar AS

Batavia Global ESG Sharia Equity USD

1.4287

+0.88%

+11.73%

+19.48%

+42.87%

12.41 Jt

7. Kalender Ekonomi & Aksi Korporasi Pekan Ini

Kalender Ekonomi Penting

Tanggal

Negara / Wilayah

Event / Rilis Data Ekonomi

Ekspektasi / Konsensus

19 Aug 2026

Indonesia

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia - BI Rate

Tetap di 5.75%

20 Aug 2026

Amerika Serikat

FOMC Meeting Minutes (Notulensi Rapat The Fed)

Dovish Guidance

20 Aug 2026

Tiongkok

Loan Prime Rate (LPR) 1-Yr & 5-Yr

Tetap / Longgar

20 Aug 2026

Amerika Serikat

Initial Jobless Claims & S&P Global Manufacturing PMI

212K / 50.2

Aug 2026

Global

Simposium Ekonomi Jackson Hole (Pidato Chairman Fed)

Petunjuk Suku Bunga

Corporate Action Emiten Indonesia

Kode Emiten

Nama Perusahaan

Jenis Aksi KorporASI

Keterangan / Tanggal

SRTG

Saratoga Investama Sedaya Tbk

RUPSLB

21 Aug 2026

HATM

Habco Trans Maritim Tbk

RUPSLB

 21 Aug 2026

Disclaimer: Laporan ini disusun oleh Cermati Invest hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Data dan analisis yang disajikan berasal dari sumber terpercaya (Investing.com & Bursa Efek Indonesia) per penutupan 14 Agustus 2026. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.

Baca Juga Cermati Invest Weekly Update Sebelumnya: