Cermati Invest Weekly Update 22 September 2026

Ringkasan Pasar Sepekan

  • IHSG Terkoreksi ke 6.441,16 (-1.53% W-o-W): IHSG ditutup melemah di level 6.441,16 per Jumat, 18 September 2026. Penurunan didorong oleh pelemahan sektor finansial dan aksi profit taking saham berkapitalisasi besar.
  • Transaksi Modal Asing (Net Foreign Flow): Investor asing mencatatkan net sell kumulatif 2,9 triliun di pasar reguler menyesuaikan portofolio akibat volatilitas suku bunga global.
  • Pasar Komoditas Bervariasi (Emas +0.68%, Minyak WTI -3.97%): Emas Spot (XAU/USD) menguat tipis ke level US$4.378,23/oz. Sebaliknya, harga minyak mentah WTI melandai (-)3.97% ke level US$96,08/bbl dan Brent turun ke US$103,19/bbl.
  • Kripto Rebound Sharp & Rupiah Melandai: Bitcoin (BTC/USD) melonjak +5.91% w-o-w ke US$81.363, sementara Ethereum (ETH/USD) naik +6.38% ke US$2.634,40. Nilai tukar USD/IDR menguat +1.27% ke level Rp17.813,00/USD.

1. Ringkasan Berita Ekonomi, Politik, & Keuangan Pekan Lalu

Isu Ekonomi & Keuangan Global

  • Kebijakan Suku Bunga FOMC The Fed: Keputusan The Fed untuk menyesuaikan suku bunga acuan menjadi 4% (naik 25 basis poin dari periode sebelumnya) menciptakan penyesuaian ekspektasi imbal hasil pasar modal global secara komprehensif.
  • Tren Suku Bunga Bank Sentral Asia & BOJ: Kebijakan moneter rapat Bank of Japan (BOJ) serta penyesuaian likuiditas perbankan Asia memicu redistribusi arus modal asing ke pasar aset kripto dan Surat Berharga Negara (SBN).
  • Volatilitas Komoditas Energi & Logam Industri: Tembaga (+2.29%) dan Perak (+2.46%) menguat terdorong oleh proyeksi kenaikan permintaan industri teknologi, sementara minyak mentah mengalami tekanan aksi ambil untung.

Isu Ekonomi, Politik & Keuangan Domestik

  • Keputusan Suku Bunga BI-Rate: Menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 23 Sept 2026 (14.30 WIB) apakah mempertahankan BI-Rate sebesar 5.75%. Tetap berfokus pada stabilitas nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang berada di level Rp17.813,00.
  • Tekanan Sektor Perbankan & Indeks Utama: Indeks IDX30 (-1.40%) dan Jakarta Islamic 70 (-2.05%) mengalami koreksi menahan pergerakan IHSG. Kinerja Sektor Energi & Industri: Sektor Energi (IDXENERGY +21.96% YTD) dan Industri Dasar (IDXBASIC +20.44% YTD) tetap menjadi penopang utama performa sektoral IHSG.

2. Prospek & Perkiraan Arah Pasar Pekan Ini

IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan)

Berpotensi menguji area support psikologis 6.400-6.420 per penutupan di 6.441,16. Fase konsolidasi teknikal masih berlanjut dengan rentang pergerakan diproyeksikan pada support 6.380-6.400 dan resistance 6.520-6.550. Jangan lupa rata-rata tertimbang IHSG ada di 6.470. Di atas angka ini IHSG menarik, jika di bawah angka ini berarti pasar kembali bearish.

Sektor & Saham Pilihan

Berdasarkan data imbal hasil kumulatif sectoral sepanjang Q3, berikut adalah sektor-sektor outperform yang mencatatkan kinerja jauh di atas IHSG (JKSE/Composite +10.65%):

  • IDXENERGY (+21.96%): performa tertinggi terdorong harga energi komoditas dunia. Saham pilihan: MEDC, ADRO, ITMG.
  • IDXBASIC (+20.44%): ditopang oleh penguatan harga logam tembaga (+2.29%), perak (+2.46%), dan alumunium (+1.22%). Saham pilihan: ANTM, MDKA, TINS.
  • IDXINDUST (+17.98%): menunjukkan tren penguatan solid di atas indeks agregat. Saham pilihan: UNTR, ASII.
  • IDXTRANS (+12.88%): mengungguli kinerja indeks secara keseluruhan. Saham pilihan: BIRD, SMDR.

Kurs Rupiah (USD/IDR)

Diperkirakan bergerak di rentang batas atas Rp17.750-Rp17.900/USD (close Rp17.813,00). Langkah stabilisasi Bank Indonesia di pasar valas akan menjadi kunci penahan pelemahan rupiah lebih lanjut.

Pasar Kripto

Tren rebound kuat pada Bitcoin (close US$81.363, +5.91% W-o-W) dan Ethereum (close US$2.634,40, +6.38% W-o-W). Pekan ini Bitcoin diproyeksikan konsolidasi di area bullish continuation US$80.000-US$83.500 per BTC.

Komoditas (Minyak & Emas)

Minyak diproyeksi mengalami konsolidasi terbatas pasca koreksi sepekan di rentang US$94,00-US$105,00/bbl. XAU/USD & emas Indonesia: Emas dunia melanjutkan tren penguatan ke US$4.378,23/oz (+0.68%). Tren ini berpotensi mendorong kenaikan harga emas batangan Antam domestik ke kisaran Rp2.620.000-Rp2.700.000/gram seiring kombinasi penguatan emas spot dan depresiasi rupiah.

Surat Berharga & BONDS

Yield SBN 30Y diprediksi bergerak stabil di area 7.20%-7.28% (close 7.23%). Surat Berharga Negara (SBN) tenor menengah-panjang tetap menawarkan real yield menarik di tengah penyesuaian pasar.

Reksa Dana

Alokasi pada Reksa Dana Pasar Uang direkomendasikan untuk menjagastabilitas likuiditas. Investor dengan profil risiko moderat-agresif dapat memanfaatkan momentum koreksi pada reksa dana saham berbasis sektor Basic Materials/Energy serta reksa dana dolar AS untuk hedging terhadap nilai tukar.

3. Tabel Performa Pasar & Komoditas

Indeks Saham Indonesia & Acuan

Instrumen / Indeks

W (+/-) %

Harga

IDX Composite

-1.53%

6.441,16

Jakarta Islamic 70

-2.05%

151,50

IDX 30

-1.40%

356,17

FTSE Indonesia

-1.41%

2.253

MSCI Indonesia

-0.79%

4.188,61

US Tech 100

2,28%

29.663,00

USD/IDR

1,27%

17.813,00

Bitcoin

5.91%

81.363

Ethereum

6.38%

2.634,40

Indeks Regional & Kripto

Instrumen / Indeks

W (+/-) %

Harga

US Tech 100 (Nasdaq)

2.28%

29.663,00

Dow Jones

-1.69%

51.682,64

S&P 500

-0.08%

7.650,50

FTSE 100

0.08%

10.659,13

DAX

-1.03%

25.304,06

Nikkei 225

3.08%

65.018,95

Hang Seng

-0.22%

24.750,78

CSI 300

-0.06%

4.507,39

KOSPI

-0.23%

6.894,23

U.S. 30Y Treasury Yield

-0.50%

5,33

Pasar Komoditas Global

Komoditas Global

W (+/-) %

Harga

Minyak Mentah Brent

-1.36%

103,19

Minyak Mentah WTI

-3.97%

96,08

Emas Spot (XAU/USD)

0.68%

4.378,23

Perak (XAG/USD)

2.46%

66,79

Platina

0.16%

1.802,35

Nikel

-1.26%

16.225,00

Komoditas Globa

W (+/-) %

Harga

Timah

-0.35%

53.026

Alumunium

1.22%

3.296,50

Tembaga

2.29%

14.552,80

Minyak Sawit (CPO)

-

4.480,00

Gas Alam

2.44%

2,90

Batu Bara (Newcastle)

-1.87%

144,00

Data: Last Updated 18 Sept 2026.

4. Komparasi Kinerja Kelas Aset (YTD 2026)

Berdasarkan grafik analisis teknikal komparasi kinerja kumulatif Year-to-Date (YTD 2026) per penutupan September 2026, berikut adalah rincian performa empat kelas aset utama:

Gambar 1: Grafik Komparasi Kinerja Kumulatif YTD 2026

5. Obligasi Konvesional & Sukuk Trending

Berikut adalah seri Surat Berharga Negara (SBN) konvensional, Sukuk (SBSN), dan obligasi korporasi paling diminati investor pekan ini:

Seri Obligasi / Sukuk

Jenis Aset

Tgl Jatuh Tempo

Kupon (%)

Harga Indicative

Yield

FR0103

SBN Konvensional

15 Jul 2035

6.750%

98.00%

7.06%

FR088

SBN Konvensional

15 Jun 2036

6.250%

93.75%

7.15%

PBS005

Sukuk Negara (SBSN)

15 Apr 2043

6.750%

96.50%

7.11%

MBMA01BCN3

Obligasi Korporasi

09 Dec 2030

8.250%

100.50%

8.11%

MOYA01B

Obligasi Korporasi

14 Jun 2031

8.750%

101.75%

8.31%

Data: Last Updated 18 Sept 2026.

6. Reksa Dana Pilihan Sepekan

Rincian kinerja produk reksa dana kurasi Cermati Invest berdasarkan data penutupan sepekan (NAV, Return 1 Bulan, YTD, 1 Tahun, Sejak Peluncuran/Inception, serta Total Dana Kelolaan/AUM):

Jenis

Nama Reksa Dana

NAV

1 Bln

YTD

1 Th

Inception

AUM

Pasar Uang

Henan Ultima Money Market

1762,0631

+0.49%

+3.74%

+5.44%

+76.21%

1370,31 M

Pasar Uang

Setiabudi Dana Pasar Uang

1645,4568

+0.50%

+3.66%

+5.20%

+64.55%

539,90 M

Pendapatan Tetap

HPAM Pendapatan Tetap Prima

1110,0832

+0.58%

+5.15%

+6.21%

+16.39%

737,24 M

Pendapatan Tetap

UOBAM Inovasi Obligasi Nasional

1138,2475

-0.93%

+3.30%

+5.40%

+13.82%

108,34 M

Saham

Cipta Saham Unggulan

3763,7400

+5.52%

+20.55%

+20.93%

+276.37%

32,39 M

Saham

Cipta Saham Unggulan Syariah

3002,7600

+7.09%

+20.40%

+20.70%

+200.28%

14,26 M

Campuran

Setiabudi Dana Campuran

1665,5417

+2.68%

+0.33%

+5.64%

+66.55%

71,35 M

Campuran

Syailendra Balanced Opportunity Fund Kelas A

4483,9100

+3.01%

-2.21%

+20.95%

+348.39%

1511,71 M

Dolar AS

Eastspring Syariah Equity Islamic Asia Pacific USD Kelas A

2,094279

-1.97%

+27.13%

+47.33%

+109.43%

7,80 Jt

Dolar AS

Batavia Technology Sharia Equity USD

1,492000

-3.14%

+14.10%

+17.69%

+49.20%

173,28 Jt

7. Kalender Ekonomi & Aksi Korporasi Pekan Ini

Kalender Ekonomi Utama Indonesia & Global (WIB)

Tanggal & Waktu

Negara

Agenda

Ekspektasi / Konsensus

23 Sept 2026 (15:30)

Inggris

S&P Global Manufacturing PMI Flash

Turun 51,4

23 Sept 2026 (14:30)

Indonesia

Interest Rate

Tetap 5.75%

24 Sept 2026 (19:30)

AS

US Initial Jobless Claims

Naik ~203K

25 Sept 2026 (19:30)

AS

US Durable Goods Orders MoM

Tumbuh +0.3% MoM

Corporate Action Emiten Indonesia

Corp. Action

Code

Cum Date

Exp Date

Rec Date

Start

End

Payment Date

Price

Note

Dividen

IFII

28-Sep-26

29-Sep-26

30-Sep-26

-

-

15-Oct-26

5

INTERIM

Dividen

HEXA

25-Sep-26

28-Sep-26

29-Sep-26

-

-

21-Oct-26

US$0,013319

FINAL

Right Issue

BMAS

23-Nov-26

24-Nov-26

25-Nov-26

27-Nov-26

03-Nov-26

03-Dec-26

350

104(New) : 655(Old)

Dividen

KKGI

23-Nov-26

24-Nov-26

25-Nov-26

 

 

15-Oct-26

20

FINAL

Disclaimer & Catatan Kerahasiaan:
Laporan riset ini disusun oleh Cermati Invest khusus untuk tujuan penyediaan informasi umum dan edukasi. Data dan analisa yang disajikan dihimpun dari sumber-sumber terpercaya (bloomberg, reuters, trading view, idnfinancials, stockwatch.id, kontan, bisnis, cnbc, dan Bursa Efek Indonesia). Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil investasi di masa depan. Setiap keputusan investasi merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing investor.

Baca Juga Cermati Invest Weekly Update Sebelumnya: