Cermati Invest Weekly Update 13 Juli 2026
Ulasan Pasar
| INDONESIA | W (-/+) % | HARGA |
| IHSG | 0.83% | 5,924.36 |
| ISSI | 0.02% | 136.45 |
| IDX30 | 1.36% | 333.57 |
| FTSE Indonesia | 1.26% | 2,111.65 |
| MSCI Indonesia | 1.80% | 4,116.30 |
| Dolar Amerika | 0.56% | 18,050 |
Provided by Cermati Invest, last update 10 July 2026
IHSG & Saham Pekan Ini
Indeks, masih sideways antara 5.852—5.987 setelah berusaha bangkit dari terendahnya tahun 2026, yaitu 5.317 (support semester I) dan 5.607 (support awal semester II). Jika sentimen suku bunga global terus membaik dan dana asing (capital inflow) mulai masuk secara konsisten, IHSG berpeluang menembus kembali area resistance psikologis 6.471 dan menutup resistance gap 6.724 dan 6.859 yang terdekat. IHSG sejak awal Juli 2026 dapat dikatakan rebound, baik dilihat secara monthly (bulan) maupun quarterly (kuartal).
Saham, memasuki pertengahan hingga akhir Juli, emiten akan mulai merilis laporan keuangan semester I mereka. Kinerja emiten perbankan raksasa (big banks) biasanya akan menjadi penentu arah IHSG selanjutnya. Dari awal semester II terlihat sektor Perbankan dan Non Cyclicals adalah yang terbaik performanya. Sementara ini, hindari sektor Energi, Infrastruktur, dan Teknologi karena paling jatuh performanya. Pekan ini ada lebih dari 8 emiten yang rights issue serentak, mulai dapat menebus atau konversi HMETD.
Pergerakan Rupiah
Rupiah, hati-hati dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika, saat ini sudah kembali bergerak di atas Rp18.050. Simpan tabungan dalam mata uang asing akan lebih baik untuk saat ini karena bisa mengimbangi inflasi. Kurs sementara rupiah Rp17.850—Rp18.510 per dolar AS.
| KOMODITAS | W (-/+) % | HARGA |
| Emas | -1.31% | 4,121.08 |
| Perak | -4.22% | 60.17 |
| Platina | -0.71% | 1,630.89 |
| Nikel | 2.10% | 16,737.38 |
| Timah | 1.91% | 53,273 |
| Alumunium | 1.71% | 3,146.35 |
| Minyak Mentah | 3.82% | 71.41 |
| Minyak Sawit | - | 4,480 |
| Gas | -9.37% | 2.94 |
| Batu Bara | -0.16% | 128.60 |
| Tembaga | 0.92% | 13,502.75 |
Provided by Cermati Invest, last update 10 July 2026
Emas & Kripto
Minyak Dunia, setelah turun harganya ke kisaran US$67-70 per barrels di awal semester II, kini harga minyak kembali bergerak naik menuju US$85,1 (Brent) dan US$81,8 (WTI) dimana kalaupun turun hanya ke US$71 (WTI) dan US$76 (Brent).
Emas, masih berkisar antara US$3.942 — US$4.202 per troy ounce untuk harga emas dunia (global), belum mampu lebih tinggi, menunggu keputusan suku bunga Amerika. Untuk harga emas dalam negeri berkisar antara Rp2.320.000—Rp2.470.000 per gram.
Harga emas cenderung turun sejak awal tahun 2026 setelah mencetak angka tertinggi sepanjang sejarah (all time high) di US$5602 per troy ounce untuk harga emas dunia atau Rp3.060.000 per gram untuk harga emas domestik. Harga emas domestik yang cenderung turun saat ini lebih tergantung pada nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Kripto,
| KRIPTO | W (-/+) % | HARGA |
| Bitcoin | 0.58% | 64,112 |
| Ethereum | 1.01% | 1,807.16 |
| Solana | -5.75% | 77.05 |
Provided by Cermati Invest, last update 10 July 2026
Aliran dana dari investor institusional saat ini terbelah, sektor Artificial Intelligence (AI) menjadi pesaing utama pasar kripto dalam memperebutkan modal dari para investor yang mencari pertumbuhan tinggi. Selain itu, regulasi AS yang makin jelas dengan kehadiran CLARITY Act dan Genius Act di AS memberikan titik terang bagi regulasi aset digital, meskipun aturan spesifik mengenai imbal hasil (yield) stablecoin masih menjadi perdebatan. Selain itu, baru-baru ini diumumkan peluncuran Open USD (OUSD), sebuah konsorsium stablecoin yang didukung lebih dari 140 pelaku industri.
Bitcoin (BTC), kenaikan harga BTC sejalan dengan sentimen makroekonomi seperti ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang memberikan ruang bernapas bagi aset-aset berisiko. Selain itu, aliran dana (inflow) ke ETF Bitcoin spot di pasar AS masih terus menjadi bantalan (support) kuat yang menahan harga BTC dari penurunan tajam, menjadikannya aset jangkar (anchor) yang stabil di tengah volatilitas altcoin. Harga BTC di kisaran US$61.300—US$65.000.
Ethereum (ETH), sangat diantisipasi karena adanya narasi pertumbuhan Layer-2 (termasuk kabar Robinhood meluncurkan jaringan L2 mereka menggunakan teknologi ETH), ETF yang sudah beroperasi di AS, dan upgrade jaringan yang berfokus pada skalabilitas (ZK) dan ketahanan kuantum. Harga ETH berkisar US$1.650—US$1.900.
| REGIONAL | W (-/+) % | HARGA |
| Dow Jones | -0.50% | 52,637.01 |
| S&P 500 | 1.23% | 7,575.39 |
| FTSE 100 | -1.70% | 10,497.29 |
| DAX | -2.76% | 25,067.09 |
| Nikkei 225 | -2.03% | 68,557.73 |
| Hang Seng | 3.53% | 24,175.12 |
| CSI 300 | -1.27% | 4,780.79 |
| KOSPI | -7.57% | 7,475.94 |
Provided by Cermati Invest, last update 10 July 2026
Reksa Dana
Masuk paruh waktu kedua tahun 2026 ini selain reksa dana pendapatan tetap yang memberi dividen setiap akhir kuartal, ada beberapa reksa dana yang memiliki performa terbaik dalam 1 bulan terakhir dan dapat mulai dicermati:
- Reksa Dana Pasar Uang: Henan Ultima Money Market dan SAM Dana Kas.
- Reksa Dana Pendapatan Tetap: Syailendra Pendapatan Tetap Premium Kelas A dan TRIM Dana Tetap 2 Kelas A.
- Reksa Dana Saham: Cipta Saham Unggulan Syariah dan Cipta Saham Unggulan.
- Reksa Dana Campuran: Setiabudi Dana Campuran dan Batavia Dana Dinamis.
- Reksa Dana USD: Batavia Global ESG Sharia Equity USD dan Batavia Technology Sharia Equity USD.
Kinerja reksa dana di masa lalu bukan jaminan kinerja reksa dana di masa depan, jadi pilih yang terbaik dan sesuai dengan karakteristik ataupun tujuan investasi Anda.
Bila reksa dana rupiah dapat mulai dari Rp10.000 maka reksa dana dolar dapat mulai dari US$100, dan khusus reksa dana saham dolar minimal US$10.000 untuk pembelian pertama.
Bingung cari investasi reksa dana yang aman dan menguntungkan? Cermati Invest solusinya!
Surat Berharga
Kondisi pasar Surat Berharga Negara (SBN) di bulan Juli 2026 ini sangat bergairah dan memberikan peluang yang menguntungkan bagi investor. Momen ini juga sangat pas karena bertepatan dengan cairnya dana dari seri SBR013T2 yang jatuh tempo pada 10 Juli 2026, sehingga banyak investor yang langsung memutar kembali (reinvestasi) dananya ke seri terbaru saat ini, yaitu SBN Ritel ORI030. Dimana masa penawaran Obligasi Negara Ritel seri ORI030 berlangsung sejak 6 Juli dan akan ditutup pada 30 Juli 2026. ORI030 diterbitkan dalam dua pilihan tenor dengan jenis kupon tetap (fixed rate), yaitu ORI030T3 (tenor 3 tahun) kupon 6.90% per tahun dan ORI030T6 (tenor 6 tahun) kupon 7.00% per tahun.
Selain penerbitan untuk ritel, pemerintah, melalui DJPPR Kementerian Keuangan, juga tetap menyelenggarakan lelang rutin. Dalam waktu dekat, akan dilaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada 14 Juli 2026. Lelang ini menawarkan seri Surat Perbendaharaan Negara - Syariah (SPN-S) dan Project Based Sukuk (PBS) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan APBN 2026.
Pekan Berat untuk RI, Badai Data dari China dan AS Siap Menghantam
Dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada peluncuran mandatori biodiesel B50 oleh Presiden Prabowo Subianto, sementara Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan ritel masih mengalami kontraksi secara bulanan meski menunjukkan perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya. Asian Development Bank (ADB) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di level 5.2% pada 2026 dan 2027. Fundamental domestik dinilai tetap kuat. Pelemahan indeks dolar Amerika Serikat (AS) ikut menjadi sentimen positif bagi nilai tukar rupiah.
Data ketenagakerjaan Amerika Serikat merilis angka yang lebih lemah dari ekspektasi. Pelonggaran kebijakan The Fed memicu ekspektasi bahwa The Fed mungkin akan memangkas suku bunga pada bulan September. Hal ini membuat imbal hasil obligasi AS turun. Sempat ada sentimen positif di awal Juli akibat optimisme terhadap kesepakatan damai antara AS dan Iran yang diharapkan bisa meredakan ketegangan di Selat Hormuz. Hal ini membuat investor perlahan berani kembali masuk ke aset berisiko di negara berkembang.
Performa IHSG (JKSE),EMAS (XAU/USD),BITCOIN (BTC/USD) & Dolar Amerika (XAU/USD) Tahun 2026
Reksa Dana
| Jenis | Nama Reksa Dana | NAV | 1D | 1Bln | YTD | 1Th | Inception | AUM |
| Pasar Uang | Henan Ultima Money Market | 1742.1628 | 0.01% | 0.49% | 2.57% | 5.31% | 74.22% | 1.26 T |
| Pasar Uang | SAM Dana Kas | 1530.3112 | 0.02% | 0.48% | 1.64% | 4.45% | 53.03% | 88.56 M |
| Pendapatan Tetap | Syailendra Pendapatan Tetap Premium Kelas A | 1969.8798 | 0.13% | 1.27% | 0.84% | 5.15% | 96.99% | 1.81 T |
| Pendapatan Tetap | TRIM Dana Tetap 2 Kelas A | 3432.88 | 0.03% | 1.09% | -1.29% | 2.35% | 243.29% | 1.85 T |
| Saham | Cipta Saham Unggulan Syariah | 2656.49 | 0.53% | 13.04% | 6.52% | 11.56% | 165.65% | 12.21 M |
| Saham | Cipta Saham Unggulan | 3328.86 | 1.30% | 6.61% | 6.62% | 14.82% | 232.89% | 28.67 M |
| Campuran | Setiabudi Dana Campuran | 1533.9685 | 0.61% | 3.49% | -7.59% | 3.50% | 53.40% | 63.16 M |
| Campuran | Batavia Dana Dinamis | 7272.74 | 0.19% | 3.02% | -18.71% | -16.10% | 627.27% | 15.36 M |
| Dolar AS | Batavia Global ESG Sharia Equity USD | 1.4068 | 1.35% | 0.63% | 10.02% | 16.58% | 40.68% | 12.41 Jt |
| Dolar AS | Batavia Technology Sharia Equity USD | 1.5677 | 2.42% | -0.32% | 19.89% | 28.84% | 56.77% | 150.88 Jt |
Provided by Cermati Invest, last update 10 July 2026
Surat Berharga
| NAMA OBLIGASI | MATA UANG | KUPON | JATUH TEMPO | HARGA BELI | HARGA JUAL | YIELD | RATING |
|
ENRG01BCN2
|
IDR | 8.60% | 13 Feb 2031 | 98.48 | 98.0161 | 8.99% | idA+ |
| FR0082 | IDR | 7.00% | 15 Sep 2030 | 99.20 | 99.33 | 7.22% | BBB |
| FR0083 | IDR | 7.50% | 15 Apr 2040 | 101.45 | 101.92 | 7.34% | BBB |
| INKP05BCN5 | IDR | 9.50% | 30 Sep 2030 | 103 | 102.5 | 8.81% | idA+ |
|
SMINKP04CN5
|
IDR | 9.50% | 30 Sep 2030 | 103.32 | 101.5 | 9.08% |
idA+(sy)
|
Provided by Cermati Invest, last update 10 July 2026
Kalender Ekonomi
Berikut sejumlah agenda dan rilis data yang terjadwal untuk pekan ini:
- 14 Juli 2026, dari China, Balance of Trade, Exports YoY, dan Imports
- 14 Juli 2026, dari Amerika Serikat, Core Inflation Rate MoM, Core Inflation Rate YoY, Inflation Rate MoM, dan Inflation Rate YoY.
- 15 Juli 2026, dari China, GDP Growth Rate YoY Q2, Industrial Production YoY, dan Retail Sales YoY.
- 15 Juli 2026, dari Amerika Serikat, PPI MoM.
Corporate Action
|
Corp. Action
|
Code | Cum Date | Exp Date | Rec Date | Start | End | Price | Note |
|
RIGHTS ISSUE
|
ATIC | 8-Jul-26 | 9-Jul-26 | 10-Jul-26 | 14-Jul-26 | 20-Jul-26 | 500 | Rasio New 1 : Old 4 |
|
RIGHTS ISSUE
|
BNBR | 8-Jul-26 | 9-Jul-26 | 10-Jul-26 | 14-Jul-26 | 27-Jul-26 | 53 | Rasio New 14 : Old 27 |
|
RIGHTS ISSUE
|
COCO | 8-Jul-26 | 9-Jul-26 | 10-Jul-26 | 14-Jul-26 | 27-Jul-26 | 120 | Rasio New 3 : Old 1 |
|
RIGHTS ISSUE
|
PADI | 8-Jul-26 | 9-Jul-26 | 10-Jul-26 | 14-Jul-26 | 27-Jul-26 | 50 | Rasio New 1 : Old 5 |
|
RIGHTS ISSUE
|
RMKO | 8-Jul-26 | 9-Jul-26 | 10-Jul-26 | 14-Jul-26 | 27-Jul-26 | 350 | Rasio New 64 : Old 175 |
| Warrant | COCO | 14-Jul-26 | 10-Jul-31 | 800 | Rasio New 1 : Old 1 |
Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan Saat Saham Mengalami Rights Issue?
Source: BI, CNBC Indonesia, Bloomberg, Investing, Trading Economics, KSEI, Cermati, Artha Investa Teknologi (AIT), Stockwatch.id.
Disclaimer:
Dokumen ini dibuat hanya untuk memberikan informasi. Isi dokumen ini tidak boleh ditafsirkan sebagai suatu bentuk penawaran untuk membeli/menjual/dijadikan dasar dari atau yang dapat dijadikan pedoman sehubungan dengan suatu perjanjian atau komitmen apa pun atau suatu nasehat investasi.
Baca Juga Cermati Invest Weekly Update Sebelumnya: