Apa Perbedaan Long Coupon, Short Coupon, dan Normal Coupon pada SBN? Yuk Bahas!

Sebagai produk surat utang yang diterbitkan secara resmi oleh Pemerintah, Surat Berharga Negara atau SBN menjadi salah satu instrumen investasi favorit para investor. Tidak hanya investor berpengalaman, investor pemula juga tidak jarang menjadikan SBN sebagai pilihan untuk mengisi portofolionya. Wajar saja, instrumen ini memang menarik untuk dipilih karena menawarkan potensi keuntungan menjanjikan dengan tingkat risiko yang sangat kecil. 

Tapi, ketika ada penawaran produk SBN, Anda bisa melihat memorandum yang berisi tanggal settlement serta kapan kupon atau imbalan pertama akan diberikan. Informasi tersebut penting untuk dicermati oleh investor agar bisa mengetahui besaran imbalan pertama yang akan diterimanya. 

Nah, terkait pembagian imbalan pertama tersebut, ada 3 jenis kupon yang wajib dipahami investor, yaitu long coupon, short coupon, dan normal coupon. Untuk memahami lebih lanjut tentang perbedaan long coupon, short coupon, dan normal coupon, Anda bisa menyimak penjelasannya berikut ini. 

Apa Itu Normal Coupon? 

Sebelum membahas tentang pengertian normal coupon, Anda perlu memahami dulu apa itu tanggal settlement atau setelmen pada penawaran SBN. Dalam proses penawaran SBN, tanggal settlement mengacu pada tanggal transaksi penjualan SBN diselesaikan atau settled. Pada momen inilah investor yang telah memesan SBN dinyatakan sebagai pemegang SBN secara resmi dan perhitungan kupon dimulai. 

Biasanya, jarak antara tanggal pembagian kupon SBN pertama dan tanggal settlement adalah tepat 1 bulan. Maksudnya, jika tanggal settlement sebuah produk SBN adalah tanggal 10, maka tanggal pembagian kupon pertama juga terjadi di tanggal 10 di bulan berikutnya. Contoh normal coupon bisa ditemui pada penawaran SBR013 di mana settlement di tanggal 10 Juli 2024 dan pembagian kupon pertama dilakukan di tanggal 10 Agustus 2024.

Pada normal coupon, nilai kupon yang dibagikan pertama juga pasti akan sama dengan nilai kupon yang dibagikan di bulan-bulan berikutnya. Hal ini dikarenakan jarak antara tanggal settlement dengan tanggal pembagian kupon pertama tepat 1 bulan, selayaknya jarak pembagian kupon bulanan selanjutnya. 

Apa Itu Short Coupon?

Lalu, bagaimana jika ternyata jarak antara tanggal settlement dengan tanggal pembagian kupon pertama di bawah 1 bulan? Dalam kondisi tersebut, pembagian kupon SBN pertama akan disebut dengan istilah short coupon. Short coupon sebenarnya adalah fenomena yang wajar terjadi dan pernah ditemui di beberapa produk SBN yang pernah ditawarkan oleh Pemerintah. 

Salah satunya adalah ST011 yang ditawarkan pada kuartal 4 tahun 2023 lalu. Pada masa penawaran ST011, settlement terjadi di tanggal 13 Desember 2023, sementara pembagian kupon pertamanya di tanggal 10 Januari 2024. Sehingga, selisih tanggal settlement dan tanggal pembagian kupon pertama lebih pendek dari seharusnya. 

Saat mengalami short coupon, investor perlu memahami jika nominal kupon pertama yang dibagikan pasti akan lebih kecil dibanding kupon bulanan yang diberikan di periode selanjutnya. Hal ini dikarenakan durasi antara tanggal settlement dan pembagian kupon pertama lebih pendek atau kurang dari 1 bulan.

Apa Itu Long Coupon?

Terakhir, long coupon adalah istilah yang merujuk pada kondisi di mana tanggal pembagian kupon pertama dan tanggal setelmennya berjarak di atas 1 bulan. Jenis kupon ini juga cukup sering terjadi dan mungkin Anda temui saat membeli produk SBN tertentu. 

Contohnya, pada produk ST014, tanggal setelmennya adalah 23 April 2025. Sementara pembagian kupon pertamanya dilakukan pada tanggal 10 Juni 2025. Sehingga, produk ST014 ini bisa dibilang memiliki jenis long coupon pada pembagian kupon pertamanya. 

Pada kondisi ini, nilai long coupon yang dibagikan akan lebih tinggi ketimbang nilai kupon bulanan yang dibagikan selanjutnya. Hal ini dikarenakan perhitungan nominalnya disesuaikan dengan durasi pembagian kupon yang lebih panjang dibanding yang seharusnya. Barulah pembagian kupon di periode selanjutnya akan dibagikan dengan nominal yang sama karena berdurasi 1 bulan. 

Pahami Perbedaan Jenis Kupon SBN agar Tak Salah Perkirakan Imbalannya

Itulah penjelasan tentang perbedaan long coupon, short coupon, dan normal coupon yang sering ditemui pada investasi SBN. Pada dasarnya, perbedaan ketiga jenis kupon tersebut tergantung dari apakah tanggal settlement dan tanggal pembagian kupon pertamanya tepat 1 bulan, lebih lambat, atau lebih cepat dari seharusnya. 

Perbedaan long coupon, short coupon, dan normal coupon ini secara umum akan mempengaruhi besaran nilai kupon yang akan dibagikan pertama kali sebelum kembali normal di periode pembagian kupon berikutnya. Tentunya, hal ini tidak akan mempengaruhi perkiraan potensi imbal hasil yang diperoleh investor selama investasi di produk SBN hingga jatuh tempo. Namun, memahami jenis kupon ini tetap penting untuk dilakukan dengan mengecek memorandum SBN agar bisa mengetahui nominal imbalan yang didapat di pembagian kupon pertamanya.

Baca Juga: Jadi Pertimbangan Investor Ketahui Imbal Hasil, Ini Arti Kupon pada Investasi Obligasi