Mudah dan Terjangkau, Ini 6 Pilihan Investasi yang Cocok untuk Karyawan
Mempunyai keamanan keuangan di masa depan tentu menjadi impian semua orang. Termasuk karyawan yang memiliki gaji bulanan dengan nominal tetap, meraih kebebasan finansial menjadi hal yang ingin diwujudkan di masa depan.
Meski gaji bulanan cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, investasi menjadi salah satu langkah penting agar tujuan finansial mampu diraih meski bekerja sebagai karyawan. Itulah mengapa karyawan sebaiknya mempelajari tentang beragam pilihan instrumen investasi yang cocok untuk dipilih sesuai kebutuhan dan kondisi keuangannya.
Secara umum, tidak ada batasan tentang produk investasi seperti apa yang sebaiknya dipilih oleh karyawan dengan gaji tetap. Namun, agar bisa menjalani aktivitas investasi dengan lancar dan meraih potensi imbal hasil sesuai keinginan, simak 6 rekomendasi instrumen investasi yang cocok untuk karyawan berikut ini.
1. Emas
Bagi karyawan dengan gaji tetap, emas termasuk sebagai salah satu instrumen investasi yang cukup mudah untuk diakses. Alasannya karena saat ini investasi emas bisa dilakukan secara online melalui beragam platform investasi emas digital resmi dan terpercaya. Jadi, investasi emas tidak mengharuskan Anda untuk membelinya dengan bentuk fisik dengan ukuran gram tertentu yang sering kali cukup menguras kantong.
Melihat dari pergerakan harganya selama beberapa dekade ke belakang, nilai emas cenderung konsisten naik secara stabil dalam jangka panjang. Bahkan, nilai emas masih cukup terjaga ketika kondisi ekonomi tengah mengalami krisis. Hal ini disebabkan emas dianggap sebagai aset safe haven yang menjadi pilihan ideal untuk melindungi kekayaan ketika kondisi ekonomi sedang tidak menentu.
Jika tertarik untuk investasi emas, rekomendasi utamanya adalah membeli emas batangan 24 karat karena nilainya lebih tinggi dan tidak dikenakan biaya produksi seperti emas perhiasan. Namun, jika terkendala modal terbatas, Anda juga bisa investasi emas digital yang bisa dimulai dengan modal Rp10 ribu di beragam platform terpercaya. Seperti, Cermati.
2. Saham
Jika tertarik berinvestasi dengan potensi imbal hasil tinggi, saham juga bisa menjadi pilihan bagi karyawan. Dengan pergerakan harga yang terbilang fluktuatif, nilai saham bisa meningkat pesat dalam waktu singkat. Namun, fluktuasi harga saham tersebut juga bisa membuat nilainya menurun tajam dan memicu kerugian jika terlambat disiasati.
Dengan tingkat risiko yang tinggi tersebut, Anda dianjurkan untuk memahami dulu ilmu dasar seputar investasi saham, seperti metode analisis teknikal dan analisis fundamental. Jika masih pemula, usahakan untuk investasi saham dengan uang dingin dan nominal yang rendah agar bisa membatasi risiko kerugian. Sebagai rekomendasi, usahakan pilih saham jenis blue chip yang memiliki fluktuasi harga cenderung lebih stabil dan berisiko lebih rendah dibanding jenis saham lainnya.
3. Reksa Dana
Jika ingin berinvestasi di instrumen yang praktis dan bisa dijalani di tengah kesibukan bekerja, reksa dana bisa menjadi salah satu pilihannya. Bagi yang belum tahu, reksa dana adalah instrumen investasi yang dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi ke portofolio khusus sesuai jenis reksa dana.
Kelebihan investasi reksa dana sendiri adalah bisa dimulai dengan modal sangat kecil, bahkan mulai dari Rp10 ribu saja. Di samping itu, reksa dana juga memiliki beberapa jenis produk, seperti reksa dana saham, reksa dana pendapatan tetap, dan reksa dana pasar uang dengan tingkat risiko tersendiri. Jadi, instrumen ini juga cocok untuk dijadikan sebagai sarana diversifikasi.
4. Deposito
Tak kalah praktisnya, deposito juga bisa membantu Anda membangun keuangan dengan mudah. Cukup menyimpan dana di bank selama kurun waktu tertentu, Anda bisa mendapatkan keuntungan dari investasi deposito.
Kekurangannya, dana investasi deposito umumnya hanya bisa dicairkan saat jatuh tempo agar tidak dikenakan penalti. Selain itu, tingkat keuntungan investasi deposito tergolong lebih kecil ketimbang instrumen lain serta masih ada potongan pajak. Tapi, instrumen ini bisa menjadi pilihan aman untuk karyawan yang baru pertama kali investasi.
5. Obligasi
Sebagai alternatif deposito, karyawan dengan gaji tetap juga bisa investasi di instrumen obligasi. Sama halnya dengan deposito, dana investasi obligasi biasanya hanya bisa dicairkan di tanggal jatuh tempo kecuali ada fitur pencairan lebih cepat atau diperjualbelikan di pasar sekunder.
Dibanding deposito, investasi obligasi menawarkan kelebihan dalam hal imbal hasil, yang bisa bersifat tetap atau mengambang, dan beragam pilihan tenor. Selain itu, ada opsi obligasi pemerintah yang relatif aman karena pembayaran pokok dan kuponnya dijamin oleh negara. Walaupun begitu, minimal pembelian obligasi biasanya cukup besar sehingga mungkin perlu menyiapkan keuangan terlebih dulu sebelum membelinya.
6. P2P Lending
Meski tidak sepopuler instrumen investasi di atas, P2P lending bisa menjadi opsi menarik bagi karyawan yang ingin investasi. P2P lending memungkinkan Anda untuk memberi pinjaman pada pihak lain, baik individu maupun perusahaan via platform resmi dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.
Dari memberikan pinjaman tersebut, Anda bisa mendapatkan keuntungan dari bunga dengan nominal beragam dan bisa disesuaikan dengan keinginan. Tidak sembarangan memberi pinjaman, Anda bisa menentukan sendiri sektor atau bisnis yang ingin didanai. Jadi, Anda bisa memilah sendiri pinjaman mana yang layak untuk didanai serta menilai risikonya untuk memperkecil potensi gagal bayar.
Siapkan Finansial, Pilih Instrumen Investasi yang Terjangkau dan Praktis untuk Karyawan
Itulah 6 pilihan instrumen investasi yang cocok untuk dipilih oleh karyawan. Dengan cara investasi yang mudah, praktis, serta modal terjangkau, karyawan tidak perlu khawatir kesibukan kerjanya terganggu karena harus menyusun rencana investasi. Yang terpenting, kebiasaan investasi bisa terbangun demi menyiapkan kondisi finansial yang lebih sejahtera di masa depan.