Tentang Saham ADRO
Saham ADRO merupakan instrumen investasi sekaligus bukti penyertaan modal di PT Adaro Energy Indonesia Tbk, salah satu konglomerat energi terintegrasi dan produsen batu bara terbesar di Indonesia. Ketika Anda membeli saham ADRO yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), secara hukum Anda resmi menjadi salah satu pemilik korporasi raksasa ini sebanding dengan jumlah modal saham yang Anda miliki.
Imbal hasil investasi yang dapat Anda bukukan dari pergerakan saham ADRO dihitung berdasarkan dua indikator keuangan berikut:
- Rumus Capital Gain: (Harga Jual ADRO - Harga Beli ADRO) x Jumlah Lembar Saham ADRO yang Dimiliki.
- Rumus Dividen: Jumlah Dividen per Lembar ADRO x Jumlah Lembar Saham ADRO yang Dimiliki.
Catatan: Hasil perhitungan di atas masih berupa laba kotor sebelum dikurangi biaya komisi sekuritas (broker fee) serta aspek perpajakan. Anda juga berpotensi menghadapi risiko rugi modal (capital loss) jika tren harga mengharuskan Anda menjual saham ADRO di bawah harga belinya.
Sistem penyelesaian dan pengiriman dana keuntungan saham ADRO ke akun Anda disesuaikan dengan sumber pendapatannya:
- Keuntungan Selisih Harga (Capital Gain): Saldo hasil penjualan saham ADRO akan otomatis masuk dan tersedia di Rekening Dana Nasabah (RDN) Anda dalam kurun waktu 2 hari kerja bursa setelah transaksi (skema T+2).
- Keuntungan Dividen: Dana ditransfer langsung mengisi saldo RDN Anda tepat pada tanggal pembayaran (Payment Date) resmi yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Adaro Energy Indonesia Tbk.
Seluruh pemotongan pajak pada transaksi saham ADRO mengacu pada hukum Pajak Penghasilan (PPh) Final industri pasar modal Indonesia:
- Pajak Sisi Jual: Dikenakan PPh Final sebesar 0,1% dari total nilai kotor hasil penjualan saham ADRO Anda (dipotong langsung oleh sistem).
- Pajak Sisi Dividen: Dikenakan PPh Final sebesar 10%. Menariknya, beban pajak ini bisa diputihkan menjadi 0% (bebas pajak) apabila Anda melakukan investasi kembali (reinvestasi) atas dana dividen ADRO tersebut ke instrumen keuangan dalam negeri sesuai koridor regulasi yang berlaku.
Bursa tidak memberikan batasan nominal uang tertentu untuk menyetor modal, tetapi menetapkan batas minimum pembelian adalah 1 lot (100 lembar saham). Dengan begitu, modal terkecil yang wajib Anda siapkan bernilai harga pasar 1 lembar saham ADRO saat itu dikalikan 100.
Tentu bisa. Saham ADRO merupakan salah satu saham yang sangat aktif diperdagangkan dengan tingkat likuiditas tinggi di bursa efek. Anda memegang kendali penuh untuk melikuidasi atau menjualnya kapan pun tanpa ada kewajiban menahannya hingga jangka panjang, asalkan eksekusi order dikirim pada jam operasional bursa. Sebagai ilustrasi, jika saham ADRO diperdagangkan di angka Rp3.500 per lembar, modal awal terkecil untuk mengamankan 1 lot adalah sebesar Rp350.000 (belum termasuk biaya transaksi sekuritas).
Anda juga bisa menikmati berbagai layanan lainnya di Cermati Invest untuk memenuhi berbagai kebutuhan finansial Anda seperti:
Tingkatkan juga, pemahaman Anda tentang dunia Saham di Cermati Invest.